Cerita Monata Sembiring

Saya Monata Sembiring, diagnose dokter terkena Leukimia AML M2 pada saat usia 13 tahun, tepatnya tahun 2009. Saya menjalani pengobatan kemotrapi ± 7 bulan di RSKD di tangani dr. Edi Setiawan Tehuteru dan selesai pengobatan September 2009. Banyak pengalaman, pelajaran dan hikmah yang saya dapatkan di dalam menjalani pengobatan selama di rumah sakit. Luar biasa pertolongan Tuhan buat saya pada saat itu untuk melawan penyakit yang luar biasa ini. Saya juga sangat bersyukur, bisa menjalani semuanya sampai selesai dan sampai saat ini keadaan saya tetap sehat dan saya masih beroleh kesempatan untuk bisa berkumpul bersama keluarga dan teman-teman. Untuk teman yang masih menjalani pengobatan, jangan pernah berfikir tentang penyakit, jalanilah semuanya dengan sukacita. Jangan pernah menyerah, tetap semangat, tetap doa dan yakin, seiring berjalannya waktu semuanya akan baik-baik saja. Pandanglah ke depan, masa depan buat kita masih terbuka lebar. Karena kesuksesan menanti kita semua. Untuk teman-teman yang survive, tetap jaga kesehatan, memberikan semangat, doa dan dukungan buat teman-teman yang sedang menjalani pengobatan. God always bless you all. Selamat Hari Anak Kanker International...

Cerita Nazib, Survivor Kanker Otak

Hi teman.. Nama ku Nazib, kini usia ku 17 tahun, saya berasal dari samarinda – Kalimantan Timur Saya adalah survivor kanker otak dan saya ingin berbagi cerita karena saya sangat senang bisa berbagi pengalaman dengan teman teman, saya dapat membuat motivasi untuk mereka untuk menjalani berobat dengan semangat dengan tanpa merasakannya dan hanya menikmati, walaupun dalam waktu lama, penyakit yang diderita akan sembuh juga dengan sendirinya. Sekarang saya sudah 7 tahun berobat di dharmais saya telah sembuh dari dari kanker dan saya sekarang sekolah di SMK Kesehatan dan saya mengambil jurusan labotorium analis. Saya sangat ingin mengetahui penyakit apa yang ada dalam seseorang. Saya memiliki banyak teman yang mendukung semangat saya. Dulu saya di diagnosa tumor otak pada stadium 3 pada tahun 2007. Waktu itu ibu saya sangat sedih ketika mengetahuinya. Tetapi saya sabar atas apa yang saya derita. Saya tetap semangat dalam menjalani hidup. Saya tetap ingin menggapai cita-cita saya, berobat dengan keikhlasan hati dan selalu berdoa. Meminta agar dapat disembuhkan pada yang maha kuasa. Karena hidup adalah anugrah yang diberi oleh tuhan. Gejala-gejala :
  • Sakit kepala seperti ditekan-tekan terus-terus..diminumi obat tidak sembuh juga
  • Kadang-kadang kejang
  • Muntah proyektil (tiba-tiba muntah) tanpa rasa mual
  • Mata terlihat juling dan pengelihatan jadi tidak jelas
  • Berat badan turun 9 kg dalam waktu 1 bulan
  • Tidak bisa bangun karena sakit kepala

KEEP YOUR SMILE FOR CANCER !!!!!.......