Pita Kuning Hadiri #MerdekaDenganBerbagi di Wisma Tuna Ganda Palsigunung

Depok, 22 September 2016 – Pita Kuning turut hadiri perayaan Syukuran #MerdekaDenganBerbagi yang diselenggarakan oleh Berbagi.com bersama teman-teman dari Sahabat Anak dan Wisma Tuna Ganda (WTG) Palsigunung. Acara yang dimulai dari pukul 09.00 WIB pada 22 September 2016 dan dihadiri oleh puluhan anak dari Sahabat Anak serta beberapa teman-teman dari WTG berjalan meriah dengan kehadiran Andien. Wisma Tuna Ganda Palsigunung sendiri beralamatkan di Jl. Raya Bogor, Pekayon, Cimanggis, Kota Depok.

#MerdekaDenganBerbagi sendiri merupakan sebuah campaign sosial yang dibuat dalam rangka merayakan HUT kemerdekaan RI ke-71, yang berlangsung di media sosial mulai dari 14 Agustus 2016 hingga 12 September 2016. Kampanye ini bertujuan merayakan kemerdekaan Indonesia dengan cara membantu sesama, dalam hal ini para anak pasien kanker di Pita Kuning, adik-adik Sahabat Anak, dan teman-teman dari Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Campaign ini berupa polling online di mana netizen dapat memilih satu dari tiga yayasan yang ada, dan nantinya jumlah vote yang didapat dari masiing-masing yayasan akan dikonversi dalam sejumlah uang donasi.

“Kami mencoba melalukan social campaign dengan mengadakan polling #MerdekaDenganBerbagi sebagai ajakan untuk menyebarkan semangat berbagi pada sesama melalui media digital. Masyarakat digital semata-mata diminta untuk meluangkan waktu mereka dan memilih salah satu yayasan yang terlibat, kemudian suara yang terkumpul akan kami konversi sebagai donasi.”, ungkap Mba Putri Adelia, Marketing Communications Manager Berbagi.com mengenai program #MerdekaDenganBerbagi.

2016-09-22-10-39-23-1

Pemberian donasi dari berbagi.com kepada Mba Siska (Sahabat Anak), Mba Tyas (Pita Kuning) & Bu Kristanti (Wisma Tuna Ganda)

Mba Putri menambahkan, “Social campaign ini kami lakukan seiring dengan peluncuran Berbagi.com sebagai consumer research platform, dimana polling ini menjadi salah satu wujud kesadaran dan keinginan kami untuk terus mengingat esensi dari kata "berbagi" itu sendiri. Karena itulah tidak ada menang atau kalah dalam polling ini, hanya kebersamaan dan kesederhanaan dalam berbagi.”

Beberapa rangkaian acara #MerdekaDenganBerbagi ini di antaranya adalah, perkenalan dari pihak Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Sahabat Anak dan Pita Kuning, perayaan ulang tahun teman-teman dari berbagi.com, Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Sahabat Anak & Pita Kuning yang berulang tahun di bulan September, pemberian donasi kepada ketiga yayasan yang hadir oleh berbagi.com, serta makan siang bersama. Selain pertunjukan sulap, dan penampilan musik dari Sahabat Anak, penyanyi Andien turut memeriahkan acara dengan kedatangannya dan memandu bernyanyi ketika perayaan ulang tahun.

“Aku sangat bersyukur dan sangat senang sekali aku punya kesempatan dikasih kesempatan juga berkunjung ke sini, karena hari ini selain hari yang menyenangkan, aku juga mendapat banyak pelajaran. Berbagi itu kenapa bisa memerdekakan, karena bisa membebaskan kita dari sifat-sifat yang tidak baik, bebas dari kemiskinan. Dengan berbagi kita juga malah bebas dari prasangka dan hal buruk.” ujar Kak Andien yang baru pertama kali datang ke Wisma Tuna Ganda Palsigunung dan juga turut berpartisipasi dalam kampanye online #MerdekaUntukBerbagi.

2016-09-22-11-09-32-1

Andien & Ibundanya yang sedang mengunjungi salah satu penghuni Wisma Tuna Ganda

Pelantun tembang ‘Gemintang’ ini pun menambahkan, “Jangan pernah takut dengan berbagi, karena justru kebahagiaan kita akan terus berlipat ganda”.

Teman-teman dari Pita Kuning dan Sahabat Anak, beserta Kak Andien juga berkesempatan untuk berkeliling Wisma Tuna Ganda Palsigunung dan berkenalan dengan teman-teman penghuni lainnya. Menjadi sebuah pengalaman menarik dan tak terlupakan dapat bertemu dengan teman-teman di Wisma Tuna Ganda Palsigunung yang mungkin nasibnya tidak seberuntung orang kebanyakan.

“Kehadiran Pita Kuning dan Sahabat anak melalui kegiatan yang diadakan berbagi.com merupakan suatu hal yang luar biasa. Meskipun bergerak di bidang berbeda, saya merasa berjuang tidak sendirian. Kita tambah teman, tambah kebahagiaan, karena kebahagiaan harus dibagi.”, ungkap Ibu Kristanti, selaku Kepala Panti Wisma Panti Ganda.

2016-09-22-11-01-10

Terlahir dengan berbagai disabilitas dan bahkan ditinggalkan oleh keluarga mereka, bukan menjadi alasan bagi untuk tidak menjalankan hidup secara optimal. Dengan bantuan pengasuhan, kasih sayang, terapi fisiologi dan pendidikan informal dan yang diberikan oleh para pengasuh Wisma Tuna Ganda Palsigunung, teman-teman di sana dapat menjalani hidup lebih baik.

“Terus terang saya mengagumi pengelolaan dan kegigihan Ibu Kristianti dan tim dalam mengasuh dan merawat para penghuni Wisma Tuna Ganda Palsigunung, hal ini patut menjadi contoh yang baik bagi kita semua. Terima kasih kepada berbagi.com, yang terus mendorong semangat kita untuk terus maju.”, tutur Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning baru dalam kesempatan tersebut.

2016-09-22-10-53-09 2016-09-22-10-47-18

Tim Pita Kuning baru turut merasa empati terhadap kondisi teman-teman di Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Kunjungan ini menjadi sebuah pembelajaran yang sangat berarti melihat sisi lain perawatan dan secara langsung belajar bagaimana penanganan orang-orang dengan kebutuhan khusus dan yang memiliki disabilitas.

“Berbagi.com adalah suatu inisiatif yang berdiri atas dasar semangat gotong royong. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi banyak inisiatif baru dalam membangun kepedulian terhadap sesama.” tambah Mba Tyas.

Syukuran #MerdekaDenganBerbagi juga menjadi kesempatan Pita Kuning untuk dapat mengenal pihak Sahabat Anak dan Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Pita Kuning berharap, akan ada kegiatan atau kesempatan lain yang dapat dilakukan dalam rangka kolaborasi untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan. Selain itu, hal semacam ini juga dianggap sebagai sarana yang tepat untuk belajar satu sama lain.

Hal tersebut sama halnya seperti harapan dari Berbagi.com yang disampaikan oleh Mba Putri, “Kedepannya, sekecil dan dalam bentuk apapun itu, kami berharap untuk terus berbagi bersama, dengan harapan suatu hari nanti kami dapat memberikan dampak sosial yang positif.”.

2016-09-22-13-32-36


Pita Kuning adakan Pembekalan Relawan Pendampingan Psikososial

Jakarta, 17 September 2016 – Pukul 07.00, Rumah Pita baru yang telah selesai menjalani proses renovasi pagi itu didatangi oleh Tim Operasional Pita Kuning. Tujuan kedatangan dari Tim Operasional ke Rumah Pita Kuning yang terletak di depan SMA Cendrawasih 1 Jakarta, Jl. RS Fatmawati, RT. 02/03, Gandaria Selatan, Cilandak tersebut adalah untuk mengadakan Pita Kuning Volunteer Training Day Batch 1. Para relawan pendampingan yang sudah melalui proses seleksi dan interview, akan diberikan pembekalan dan pelatihan awal mengenai peran, tugas, kewajiban, ketentuan dan tata cara dalam mendampingi pasien dan keluarga pasien kanker anak yang berada di bawah naungan Pita Kuning.

Pembekalan dan pelatihan pagi itu dihadiri cukup lengkap oleh Tim Operasional Pita Kuning seperti Mba Tyas Handayani (Ketua Pita Kuning), Mba Mustika Kusumaningtyas (Wakil Ketua Pita Kuning), Kak Eva Noviana (Head of Community Management), Kak Ning Mahayu (Head of Service), Kak Tyas Yahya (Community Coordinator & Service Support), dan Kak Prasetya Ega (Community Coordinator). Mereka semua berkumpul untuk berbagi dan transfer ilmu yang mereka miliki kepada para relawan.

Antusiasme, semangat dan keceriaan terpancar dari wajah para relawan, 8 dari 15 relawan, yang hadir hari itu. Relawan Pita Kuning Batch 1 yang hampir semuanya adalah wanita tersebut berasal dari berbagai daerah di Jabodetabek dan telah bersedia mengikuti kegiatan sebagai relawan pendampingan sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pita Kuning. Dalam hal perekrutan relawan, Pita Kuning bekerja sama dengan Indorelawan.org, di mana menjadi portal dalam pendaftaran dan penyaringan relawan.

“Relawan adalah ujung tombak terdepan Pita Kuning dalam menjalankan kegiatan pendampingan. Relawan pendampingan bagi kami adalah suatu hal yang esensial dan tidak dapat dipisahkan dari Pita Kuning. Pita Kuning dapat berdiri hingga 10 tahun karena kekuatan dan komitmen relawan yang terus membantu Pita Kuning. Oleh karena itu, penting sekali bagi kami semua untuk dapat berkumpul hari ini dan dalam rangka pembekalan bagi relawan pendamping Pita Kuning.”, ujar Mba Tyas Handayani selaku Ketua Pita Kuning yang juga memberikan pembekalan mengenai sejarah, visi dan misi baru Pita Kuning.

Selain itu, terdapat beberapa materi lain seperti materi tentang kanker dan kanker anak, proses terbentuknya kanker, materi tentang volunteer, dan peraturan serta ketentuan dalam menjadi relawan pendampingan di Pita Kuning. Tak lupa, para relawan juga diberikan pembekalan mengenai protokol atau ketentuan khusus do’s and don’t, dalam melakukan dan menangani pasien kanker anak di bawah naungan Pita Kuning. Hal tersebut misalnya, dalam melakukan pendampingan para relawan Pita Kuning hingga dapat terus memberikan rasa optimisme kepada para pasien kanker anak dan juga keluarganya. Meskipun sedang mengalami masa yang berat dalam hidup dan para relawan dapat merasakannya kesulitannya, hal itu tidak boleh ditunjukkan dan justru harus terus memberikan dukungan semangat. Hal tersebut merupakan salah satu usaha yang dilakukan dalam menjalankan perawatan paliatif (palliative care) yang menjadi dasar dalam kegiatan pendampingan Pita Kuning.

Sebagai salah satu unsur support system dari keseluruhan sistem perawatan paliatif, relawan pendampingan menjadi salah satu elemen penting dalam membantu meningkatkan kualitas hidup pasien kanker anak dan keluarganya menjadi lebih baik dan berarti dalam menjalani masa pengobatan. Oleh karena itu, dengan mengadakan pelatihan dan pembekalan ini, Pita Kuning berharap, akan lahir para relawan-relawan baru yang profesional dalam menjalani tugasnya sebagai pendamping pasien dan keluarga pasien kanker anak, dan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal dan semaksimalnya.


Berbagi Lewat Film Warkop DKI Reborn, Falcon Pictures Berikan Donasi Untuk Pita Kuning

Jakarta, 1 September 2016 – Falcon Pictures sebagai salah satu Production House yang kerap kali memproduksi film box office Indonesia. Film yang gala premiere-nya diadakan di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Kamis, 1 September 2016 ini berjudul Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1. Falcon Pictures kembali menghadirkan para ikon komedian legendaris Trio Warkop DKI melalui film remake besutan Anggy Umbara sebagai sang sutradara. Ketiga tokoh legendaris diperankah oleh Abimana Aryasatya (Dono), Vino G Bastian (Kasino), dan Tora Sudiro (Indro).

2016-09-02-19-01-53

2016-09-02-20-29-04

Indro Warkop, sebagai anggota Warkop yang masih ada (dan merupakan Pengawas dari Pita Kuning), tidak menyangka promosi film Warkop DKI Reborn akan sebesar ini. “ Ini sungguh luar biasa. Saya yakin kalau mas Dono dan Kasino masih ada, mereka akan bangga dengan semua ini. Ini sebuah penghargaan yang sangat luar biasa. Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat di film Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss Part 1 ini,” ungkapnya.

2016-09-02-21-57-05 Antusias masyarakat sangat terlihat dari penuhnya Blitzmegaplex pada malam itu dalam rangka gala premiere Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1. Bahkan Pita Kuning yang menghadiri acara tersebut pun turut antusias menunggu detik-detik film ini diputar.

Kehadiran Pita Kuning malam itu bukan hanya memenuhi undangan pemutaran film, namun Falcon Pictures beserta para crew dan cast Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos Part 1, merencanakan sesuatu yang spesial. Malam itu, Falcon Pictures menginisiasi pemberian donasi sejumlah uang kepada Pita Kuning dan mengajak para crew, cast dan penonton Indonesia berbagi lewat film.

2016-09-02-21-57-09

2016-09-02-21-57-58

Suatu kehormatan bagi Pita Kuning yang diwakili Mba Tyas Handayani, Ketua Pita Kuning baru, untuk dapat berdiri di antara para pemain & crew Warkop DKI Reborn, dan memberikan penjelasan mengenai Pita Kuning. Pemberian donasi tersebut merupakan bentuk berbagi dan memberi kembali kepada sesama yang membutuhkan dari pihak Falcon Pictures. Nantinya, donasi yang diperoleh akan dimanfaatkan untuk membiayai pengobatan dan perawatan para adik pasien kanker di bawah naungan Pita Kuning. Pemberian donasi ini juga merupakan awal dari kerja sama lainnya antara Falcon Pictures dan Pita Kuning.

Sudahkah kamu menonton film ini Angels? Share pendapatmu yuk di kolom komentar..

2016-09-02-21-57-50


Pentingnya Perawatan Paliatif pada Pasien Kanker Anak

Menurut data Litbang Kesehatan RI tahun 2013, prevelensi penyakit kanker pada anak kelompok usia 1-4 tahun dan 5-14 tahun masing-masing sebesar 0.1% dari total keseluruhan kasus yang ada. Dalam membangun Pita Kuning yang baru, kedepan Pita Kuning akan menjadi yayasan yang mengkhususkan diri dalam penyaluran layanan perawatan paliatif bagi pasien kanker anak dari keluarga yang tidak mampu. Layanan baru Pita Kuning rencananya akan kami namakan Layanan Psiko-Sosial. Saat ini antara lain formulasi program layanan Psiko-Sosial dari Pita Kuning terdiri dari layanan penyaluran dana bantuan, layanan penyaluran pendampingan pasien dan juga program pembuatan modul pendidikan khusus untuk pasien kanker anak.

Pita Kuning menyadari, selain pengobatan yang diberikan kepada para pasien kanker anak, namun menjaga kualitas hidup dari anak yang menjalani perawatan juga penting, termasuk bagi mereka yang sudah berada pada stadium lanjut. Pemberian bantuan dana untuk proses penanganan kanker dalam tubuh anak, kemudian pemberian dukungan kepada keluarga, memberikan dorongan semangat dan menjaga pikirin anak tetap bahagia yang sejalan dengan tujuan perawatan paliatif adalah bagian dari misi baru Pita Kuning.

Pita Kuning berkesempatan menggali ilmu lebih dalam tentang perawatan paliatif (palliative care) melalui Seminar Awam Kanker yang diadakan oleh Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) di RS Mitra Kemayoran, Senin (22/8) 2016. Pembahasan Perawatan Paliatif dan Manajemen Nyeri disampaikan oleh dr. Edi tehuteru Sp. A. Beliau adalah salah satu dokter onkologi anak dalam menangani pasien kanker anak di RS Kanker Dharmais dan merupakan salah satu Founder dari Pita Kuning.

Perawatan paliatif itu sendiri pada awalnya hanya diartikan sebagai perawatan pada pasien kanker yang sudah tidak responsif terhadap pengobatan kuratif dan berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien kanker, dalam hal ini khusus anak-anak, alih-alih mengobati atau berusaha menyembuhkan penyakit kanker yang ada.

Perawatan paliatif sendiri menurut WHO saat ini sudah berbeda dari 15 tahun yang lalu. Kini, perawatan paliatif adalah kegiatan perawatan secara menyeluruh terhadap tubuh, pikiran dan jiwa anak pasien kanker yang berkesinambungan termasuk pemberian dukungan terhadap keluarga atau pendamping yang ada di sekeliling anak pasien kanker tersebut. Dimulai dari awal diagnosa dan terus berkelanjutan dengan atau tanpa perawatan terhadap penyakitnya. Selain itu, perawatan paliatif juga tidak hanya berhenti setelah pasien meninggal, tetapi masih diteruskan kepada anggota keluarga yang berduka dengan memberikan dukungan.

Dalam praktiknya perawatan dan pelayanan paliatif seperti yang disampaikan oleh dr. Edi memiliki beberapa landasan utama di antaranya; meningkatkan kualitas hidup dan menganggap kematian sebagai proses yang normal, menghilangkan nyeri dan keluhan lain yang mengganggu kebahagiaan pasien anak, menjaga keseimbangan psikologis dan spiritual, berusaha menjaga agar pasien kanker anak tetap aktif sampai akhir hayatnya menjalankan apa yang ia sukai, serta membantu mengatasi suasana dukacita pada keluarga setelah ditinggalkan oleh pasien.

Dalam mendukung kegiatan palliative care secara efektif memerlukan pendekatan multi disiplin yang dapat menjangkau keluarga juga support system yang berada di sekelilingnya walaupun terbatas.

Dengan diberikannya perawatan paliatif terhadap anak pasien kanker, diharapkan anak akan lebih baik dan bahagia dalam menjalani masa pengobatan, penyembuhan bahkan (bagi pasien dalam stadium akut) hingga masa hidupnya berakhir. Begitu pun keluarga yang menjadi orang terdekat pasien juga akan merasakan hal serupa.

Pita Kuning yang baru kini mengarahkan segala upaya pembelajaran dan aktifitas yayasan dalam pemberian perawatan paliatif bagi pasien kanker anak. Pita Kuning percaya, penyaluran bantuan layanan secara menyeluruh dapat membuat para pasien dan keluarga menjalani harinya menjadi lebih baik untuk dijalani.

Apa menurut Angels tentang perawatan paliatif ini? Sampaikan pendapatmu lewat komentar yuk 🙂