Berbagi Cerita Bersama Donatur dalam Pita Kuning Donors Night

Jakarta, 8 Desember 2016 - Setelah berkenalan dengan para teman media dalam Media Luncheon siang hari, Yayasan Pita Kuning Indonesia melanjutkan acara selanjutnya pada malam dengan para donatur melalui Donors Night. Acara yang diadakan di Bebek Bengil Menteng, Jakarta Pusat pukul 19.00 sampai selesai ini mengundang para donatur yang pernah berkontribusi memberikan donasi kepada Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia.

Donors Night yang diadakan oleh Pita Kuning merupakan bentuk apresiasi kepada para donatur yang selama ini terlah membantu keberlangsungan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia dan membantu meringankan beban para pasien anak dengan kanker. Selain itu, dalam acara tersebut merupakan momen bagi Pita Kuning baru dalam memperkenalkan diri beserta seluruh tim operasional yang ada, memperkenalkan berbagai layanan Pita Kuning baru yang mengacu pada pemberian perawatan paliatif, serta menyampaikan berbagai aktivitas yang telah Pita Kuning jalankan dengan formulasi barunya saat ini.

Meski malam itu diguyur hujan, tidak menghalangi bagi beberapa perwakilan donatur untuk hadir dan menghadiri acara makan malam dan ramah tamah dengan tema “Kebahagiaan yang Berkelanjutan Bagi Anak-anak dengan Kanker”. Turut hadir pula salah satu dari Keluarga Pita Kuning, orangtua dari Anak Pita Kuning, Alm. M. Rizqy Fadhilla yang baru saja meninggalkan kami bulan lalu.

Beberapa perwakilan donatur yang datang malam hari itu di antaranya Ibu Shirley Pranoto dari PT PwC Indonesia dan Ibu Fatimah Tuzzahra, dari Panen Fashion Indonesia. Para perwakilan donatur berkesempatan untuk bertanya mengenai program layanan Pita Kuning baru dan juga berbagi masukan untuk Pita Kuning ke depannya.

Pada kesempatan kali itu, Mama Rizqy menceritakan bagaimana Pita Kuning membantu dalam menyediakan dukungan selain dari biaya pengobatan, seperti penyediaan alat bantu pernafasan, kebutuhan harian tabung oksigen dan isinya, juga bagaimana Pita Kuning mewujudkan keinginan Alm. Rizqy sebelum dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, yaitu membelikan jersey tim sepakbola favoritnya, PERSIJA, tepat pada malam sebelum Dedek Iqy meninggal.

Dukungan dan bantuan yang diberikan oleh Pita Kuning seperti yang diterima oleh Alm. Rizqy adalah salah satu bentuk dari layanan paliatif yang ditawarkan Pita Kuning. Dengan program dan layanan baru berbasis layanan paliatif, Pita Kuning berharap dapat membuat para pasien dan keluarga menjalani harinya menjadi lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup para pasien anak dengan kanker di Indonesia.


Pita Kuning Kenalkan Layanan Paliatif Bagi Pasien Anak dengan Kanker Melalui Media Luncheon

Jakarta, 8 Desember 2016 - Di pagi yang cerah, Tim Operasional Pita Kuning sudah berkumpul di Bebek Bengil, salah satu restoran bernuansa Bali di bilangan Menteng, Jakarta Pusat. Pasalnya, hari ini merupakan hari yang besar bagi Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia, yang diketuai oleh Tyas Handayani. Di hari inilah Pita Kuning mengadakan dua kegiatan, yaitu Media Luncheon dan Donors Night untuk bersilaturahmi dan berkenalan dengan teman-teman media dan juga para donatur.

Media Luncheon yang dihadiri oleh 21 media ini selain bertujuan untuk bersilaturahmi dengan para media, juga momen perkenalan Pita Kuning baru dengan teman-teman media, serta memperkenalkan Program Layanan Pita Kuning baru yang memiliki preferensi terhadap Perawatan Paliatif bagi pasien anak dengan kanker. Topik yang diusung oleh Pita Kuning adalah “Kebahagiaan yang Berkelanjutan Bagi Anak-anak dengan Kanker”. Selain dihadiri oleh Tim Operasional Pita Kuning, Mas Pandji Pragiwaksono selaku Pembina, dan Pakde Indro ‘Warkop’ Djojokusumonegoro, selaku Pengawas, Pita Kuning juga turut mengundang beberapa ahli dan praktisi dalam bidang paliatif serta psikolog keluarga. Ada dr. Siti Anissa Nuhonni, Sp.KFR(K), Ketua Masyarakat Paliatif Indonesia Cabang Jakarta, lalu Suster Rina Wahyuni, Koordinator Suster Rachel House Indonesia, juga  Mba Ita D. Azly, Psikolog Keluarga yang juga menjadi relawan ahli Pita Kuning. Para ahli dan praktisi yang diundang berbagi pengalaman, cerita dan juga testimoni terkait dengan perawatan paliatif yang menjadi salah satu misi dari  Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia dalam membantu pasien anak dengan kanker di Indonesia. "Ketika ia punya kanker, haruskah dijauhkan dari kegiatan kanak-kanaknya? Tidak. Jadi, perawatan paliatif sangat membantu mereka.", ujar dr. Siti Anissa Nuhonni atau yang kerap disapa dr. Honni. aa Dalam kesempatan kali itu, Mba Tyas Handayani, selaku ketua Pita Kuning baru juga turut menjelaskan tiga layanan utama dari Pita Kuning baru, yaitu penyaluran dana bantuan, penyaluran pendampingan dan layanan pemberian akses informasi lewat Pita Kuning Careline. "Orangtua yang menghadapi fakta bahwa sang anak menderika kanker maka mereka pun akan mengalami reaksi emosional yang luar biasa seperti shock, penyangkalan, marah pada diri sendiri, cemas, takut, bingung, frustasi, stress dan bahkan depresi," Mba Ita D. Azly menjelaskan kepada rekan media tentang dampak psikologis keluarga dari pasien anak dengan kanker. 1 Oleh karena itu, Pita Kuning hadir memberikan pendampingan bagi pasien anak dengan kanker melalui program layanan penyaluran pendampingan. Secara berkala, kakak-kakak relawan Pita Kuning mendatangi keluarga dengan Anak Pita Kuning dan melakukan pendampingan. Dalam pendampingan tersebut Anak Pita Kuning akan diajak belajar dan bermain bersama, seperti membaca, menulis, berhitung dan mewarnai. Kehadiran kakak-kakak relawan pendampingan Pita Kuning yang nantinya diharapkan dapat mengurangi beban psikologis anak dan juga keluarga dari anak pasien kanker. Suasana menjadi sedikit haru ketika diputarnya video testimoni dari salah satu keluarga Anak Pita Kuning yaitu Muhammad Jafissyach atau yang dikenal dengan Jafis. Jafis adalah Anak Pita Kuning yang memiliki tumor otak ganas di dalam kepalanya. "Kita niatnya di sini untuk membahagiakan mereka. Kalau pengobatan bolehlah sudah ada BPJS. Lalu kalau menyelamatkan nyawa, itu kan kehendak Yang di Atas. Tapi sebisa mungkin kita bikin mereka bahagia," ujar Mas Pandji, Pembina Pita Kuning ketika berbagi kisah bersama media. Program kebahagiaan yang berkelanjutan adalah bentuk kasih sayang Pita Kuning untuk terus memberikan harapan dan kesempatan bagi pasien anak dengan kanker di Indonesia untuk bisa tersenyum dan bahagia serta memiliki masa depan yang lebih baik.